Konsep Nilai Uang Terhadap Waktu
3.
Konsep
Nilai Uang Terhadap Waktu
3.1
Pertimbangan
Pengembalian Terhadap Modal
Pengembalian modal
(Return on Capital - ROC) adalah rasio yang digunakan dalam bidang keuangan,
penilaian, dan akuntansi. Rasio diperkirakan dengan membagi laba usaha
setelah pajak (NOPAT) dengan nilai buku dari modal yang diinvestasikan.
Rumus ROC :
Rumus ROIC :
3.2
Asal
Mula Bunga
Bunga adalah imbal
jasa atas pinjaman uang atau Imbal jasa cipal,Persentase dari pokok
utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa ( bunga ) dalam suatu periode tertentu
disebut "suku bunga". Menurut Hubbard ( 1997 ) dalam
Laksmono ( 2001), Bunga Adalah Biaya yang harus di bayar Borrower.
Menurut Kem dan Guttman (1992) seperti di uraikan
Laksmono ( 2001 ) menganggap Suku Bunga merupakan sebuah harga dan sebagai mana
harga lainnya maka tingkat Suku Bunga, yaitu :
1. Suku Bunga Nominal
Yaitu Suku Bunga yang dapat di amati di pasaran.
2. Suku Bunga Rill
Yaitu suku Bunga yang secara konsep di ukur tingkat
pengembaliannya setelah dikurangi inflansi.
3. Suku Bunga Jangka Pendek
Yaitu Suku Bunga yang jatuh tempo ( Maturity ) satu
tahun atau kurang.
4. Suku Bunga Jangka Panjang
Yaitu Suku Bunga yang jatuh tempo ( Maturitty )
lebih dari satu tahun
3.3
Bunga
Sederhana
Apabila total bunga yang diperoleh berbanding linear
dengan besarnya pinjaman awal/pokok pijaman, tingklat suku buanga dan lama
periode pinjaman yang disepakati, maka tingkat suku bunga tersebut dinamakan
tingkat suku bunga sederhana ( simple interest rate ). Bunga sederhana jarang
digunakan dalam praktik komersial modern.
Total bunga yang
diperoleh dapat dihitung dengan rumus :
I
= P.i.n
Di mana
: I
= Total bunga tunggal
P = Pinjaman awal
i = Tingkat suku
bunga
n = Periode pinjaman.
Jika pinjaman awal P, dan tingkat suku bunga, I,
adalah suatu nilai yang tetap, maka besarnya bunga tahunan yang diperoleh
adalah konstan. Oleh karena itu, total pembayaran pinjaman yang harus dilakukan
pada akhir periode pinjaman F, sebesar :
F
= P + I
3.4
Bunga
Majemuk
Apabila bunga yang diperoleh setiap periode yang
didasarkan pada pinjaman pokok ditambah dengan setiap beban bunga yang
terakumulasi sampai dengan awal periode tersebut, maka bunga itu disebut bunga
majemuk. Bunga majemuk lebih sering digunakan dalam praktik komersial modern.
Perbedaan yang terjadi disebabkan oleh pengaruh pemajemukkan (compounding).
Perhitungan bunganya dilakukan berdasarkan pinjaman pokok dan bunga yang dihasilkan
pada periode sebelumnya. Perbedaan tersebut akan semakin besar bila jumlah uang
semakin sebesar,atau periode lebih lama.
3.5
Konsep
Keekivalenan
Ekuivalensi berarti semua cara pembayaran yang
memiliki daya tarik yang sama bagi peminjam. Meskipun total pembayaran
kembali uang pinjaman berbeda menurut caranya, tetapi bisa ekuivalensi
satu sama lain merupakan konsep yang penting dalam ekonomi teknik.
Ekuivalensi tergantung pada :
1. Tingkat
suku bunga
2. Jumlah
uang yang terlibat
3. Waktu
menerima dan / atau pengeluaran uang.
4. Sifat
yang berkaitan dengan pembayaran bunga terhadap modal yang ditanamkan dan modal
awal yang diperoleh kembali.
Jika tingkat suku bunga konstan pada 10% untuk cara
pembayaran apapun, maka semua cara pembayaran tersebut ekuivalen. Seseorang
bisa secara bebas meminjam dan meminjamkan pada tingkat suku bunga 10%. Tidak
ada bedanya pada pokok pinjaman dibayarkan dalam umur pinjaman atau baru
dibayar kembali pada akhir tahun ke-4
Cara untuk melihat mengapa semua cara pembayaran itu
dikatakan ekuivalen pada tingkat suku bunga 10% adalah membandingkan total
bunga pinjaman yang dibayarkan dengan total pinjaman selama 4 tahun, seperti
ditunjukkan pada table berikut :
|
Total Bunga Pinjaman yang Dibayarkan
|
Total Pinjaman Selama
Empat Tahun
|
Perbandinga Total Bunga terhadap Total
Pinjaman
|
|
|
Cara I
|
250,00
|
2.500,00
|
0,10
|
|
Cara II
|
400,00
|
4.000,00
|
0,10
|
|
Cara III
|
261,88
|
2.618,84
|
0,10
|
|
Cara IV
|
464,10
|
4.641,00
|
0,10
|
Dengan suatu
tingkat suku bunga yang sama, dapat dikatakan bahwa setiap cara pembayaran di
masa yang akan datang yang akan melunasi sejumlah uang yang dipinjam saat ini
adalah ekuivalen satu sama lain. Ekuivalensi terjadi bila total bunga pinjaman
yang dibayarkan dibagi total pinjaman menghasilkan jumlah yang sama pada cara
pembayaran mana saja.
3.6
Notasi
dan Diagram/Tabel Arus Kas
Arus kas (cash flow) adalah aliran nilai atau dana
moneter (dollar) yang digunakan sebagai biaya (inputs) untuk menghasilkan
keutungan (output). Arus kas (cash flow) tersebut dihasilkan dari sebuah proyek
investasi. Cara termudah untuk pendekatan masalah-masalah dalam analisis
ekonomi adalah menggambar sebuah gambar atau diagram yang harus menunjukkan 3
hal, yaitu:
1.
Interval waktu yang
dibagi ke dalam jumlah yang sesuai dari periode yang sama.
2.
Semua arus pengeluaran
kas (deposito, pengeluaran, dll) dalam masing-masing periode.
3.
Semua arus pemasukan
kas masuk (penarikan, pendapatan, dll) pada setiap periode.
Untuk menyederhanakan subjek pada analisis ekonomi,
ada beberapa simbol-simbol (notasi) yang diperkenalkan untuk mewakili
macam-macam arus kas dan faktor-faktor bunga. Berikut ini adalah simbol-simbol
yang digunakan:
P
= nilai atau jumlah mata uang pada waktu sekarang ($)
F = nilai atau jumlah mata uang pada waktu yang akan datang ($)
N = jumlah dari periode bunga
i = tingkat suku bunga per periode (%)
F = nilai atau jumlah mata uang pada waktu yang akan datang ($)
N = jumlah dari periode bunga
i = tingkat suku bunga per periode (%)
3.7
Tidak
Diketahui Nilai Awal, Diketahui Nilai Akan Datang
Jika (1 + i)n dipindahkan ke ruas kanan
diperoleh :
P = F (1+i)-n
P = Ekuivalen masa sekarang
F = Ekuivalen masa akan datang
i = Tingkat Bunga per Periode
Bentuk (1 + I)-n disebut Single
Payment Present Worth Factor (faktor nilai saat ini pembayaran tunggal), dan dapat ditulis dengan simbol
fungsional (P/F,i,n) Besarnya (P/F,i,n) untuk berbagai i dan n dapat dilihat
pada tabel bunga.
Simbol fungsional tersebut dibaca “cari P di
mana F diketahui pada bunga i per periode bunga untuk n periode bunga.”
Perhatikan bahwa urutan dari P dan F dalam P/F adalah sama seperti dalam bagian
awal dari persamaan 4, di mana besaran yang tidak diketahui, P, ditempatkan
pada sisi sebelah kiri dari persamaan sedangkan besaran yang diketahui F
ditempatkan disebelah kanan persamaan.
3.8
Tidak
Diketahui Nilai Seragam, Diketahui Nilai Awal
| Rumus bunga modal yang menghubungkan nilai P dan F pada angsuran pembayaran seragam (A), Angsuran seragam (uniform series) : suatu sistem pembayaran (pengembalian modal) yang dilakukan setiap akhir periode, selama N periode dengan jumlah yang sama (A), pada tingkat bunga modal i % per periode. Diagram arus kasnya adalah sebagai berikut : |
|
|||
|
|
|
|
||
Dari diagram
dapat dilihat bahwa pembayaran pertama dilakukan satu periode setelah
pembayaran P, dan nilai F terletak pada waktu yang sama dengan nilai terakhir
dari A yaitu N periode dari P.
1.
Mencari nilai F jika diketahui A
Rumusnya :
|
|
2.
Mencari nilai P jika diketahui A
Rumusnya :
|
|
3.
Mencari A jika diketahui F
Rumusnya :
|
|
4.
Mencari A jika diketahui P
Rumusnya :
3.9
Tidak
Diketahui Nilai Akan Datang, Diketahui Nilai Awal
Jika suatu jumlah P rupiah ditanamkan pada suatu saat
sekarang dan i merupakan tingkat bunga per periode (keuntungan atau
pertumbuhan), jumlahnya akan meningkat dari sebesar P menjadi P+Pi = P(1+i)
pada akhir periode pertama; pada akhir dari dua periode besarnya akan
meningkat menjadi P(1+i)(1+i) = P(1+i)2 ; pada akhir dari tiga
periode, besarnya akan meningkat menjadi P(1+i)2 (1+i) = P(1+i)3;
dan pada akhir dari n periode jumlahnya akan meningkat menjadi :
F
= P (1 +i)n
3.10
Gradient
Seragam
Pada deret gradien panjangnya periode adalah N,
tetapi aliran kas dalam periode 1 adalah 0. Beberapa faktor yang mempengaruhi
gradien antara lain nilai sekarang, annuitas, atau nilai masa akan datang.
P = G (P/G, i, N) atau G = P (G/P, i, N) (3.9)
A = G (A/G, i, N) atau G = A (G/A, i, N) (3.10)
F = G (F/G, i, N) atau G = F (G/F, i, N) (3.11)
Beberapa masalah arus kas melibatkan
peneriman-peneriman atau pengeluaran-pengeluaran yang diproyeksikan agar
meningkat atau berkurang.
Jumlah secara konstan, G, pada setiap periode.
Situasi itu dapat dimodelkan dengan suatu kemiringan/gradient yang seragam
(uniformgradient/arithmetic gradient)
3.11
Suku
Bunga Terhadap Waktu
1.
Mempunyai daya untuk
menghasilkan, yaitu kesempatan untuk mencari keuntungan dari investasi
2.
Perubahan dalam daya beli dari
sedolar setiap waktu, yaitu inflasi
3. Utilitas konsumsi yang berbeda dapat berarti anda lebih memilih arus kas
tertentu daripada yang lainnya.
Bunga Sederhana
Bunga setiap tahunnya dihitung berdasarkan atas investasi awal. Tidak ada
bunga yang dihitung atas bunga yang bertambah.
Notasi:
i = Tingkat bunga per periode (misal 1 tahun
N = Jumlah periode
P = Deposit awal
F = Nilai masa depan setelah N periode
F = P(1+Ni)
Bunga Majemuk
Bunga setiap tahun dihitung berdasarkan pada saldo tahun tersebut, termasuk
bunga yang bertambah.
F = P(1+ i)N
Secara lebih eksplisit,
FN = P0 1+ i
(nilai masa depan dalam periode N, nilai sekarang pada waktu 0) Oleh karena
itu, untuk mencari nilai masa depan pada periode N+n, diketahui nilai sekarang
pada periode n,
FN+n = Pn 1+ i
3.12
Tingkat
Suku Bunga Nominal dan Suku Bunga Efektif
·
Suku Bunga Nominal
Tarif bunga sesungguhnya (actual) atau tarif bunga efektif sebesar 3%/6
bulan (compound each six month period), maka tahunan atau bunga nominal
dinilai sebagai bunga 6%/tahun yang digandakan tiap ½ tahun.
Bila periode pembayaran kurang dari 1 tahun :besar bunga efektif (1tahun)
> bunga nominalnya.
Contoh :
$1000 dengan bunga 3%/6bulan. Dalam 1 tahun menjadi :
F = $1000 x 1,03 x 1,03 = $1060,9
Maka, bunga efektif adalah 6,09%, sedangkan bunga nominalnya adalah 6%.
Hubungan antara bunga efektif dan bunga nominal adalah effective
annual interest rate :
Dengan :
r = nominal interest
rate (6% à0.06)
c = banyak periode bunga per tahun
r/c = tarif bunga dengan periode c kali per tahun
Agar rumus-rumus bunga yang telah dibicarakan (hubungan antara P, A,
F, dan g) berlaku juga untuk bunga dengan periode pembayaran kurang dari 1
tahun, maka :
1. Hitung dulu bunga efektif tahunan dari bunga yang
diperjanjikan (periode < 1 tahun). Kemudian bunga tersebut dipakai dalam
rumus yang diinginkan.
Contoh : P = $1000,6%compounded semi-annually. Berapa F setelah 4 tahun?
2. Gunakan nilai bunga nominal dengan periode < 1 tahun, namun periode
pembayaran bunga dilipatkan menjadi n x c.
Contoh : F = $1000 x (1+0,03)8 = $1000 x (F/P 3,8)
= $1000 x 1,267 = $ 1267
Untuk membedakan bunga efektif dan bunga nominal, untuk seterusnya
digunakan :
i = bunga efektif
r = bunga nominal
·
Suku Bunga Efektif
Bunga efektif adalah bunga yang dihitung berdasarkan perubahan aktual dari
nilai awal dan akhir sejumlah tertentu, atau dapat juga dihitung dengan
menggunakan pendekatan Time Value of Money dengan
mencari future value dari sejumlah uang dengan tingkat bunga
tertentu. Dimana rumus tersebut dapat dinyatakan dengan :
FVn = (1+r)n x PV
Dimana :
FVn = Future Value setelah n tahun
PV = Present Value
n = Jangka waktu per tahun
r = tingkat bunga per tahun
Sebagai contoh, jika FV adalah Rp. 169 Juta, PV adalah Rp. 100 Juta, n
adalah 2 tahun, maka didapat nilai r = 30%. Nilai r ini adalah bunga
efektif per tahun dari nilai investasi tersebut.
Sistem Bunga
Efektif
Sistem bunga efektif adalah porsi bunga dihitung berdasarkan pokok hutang
tersisa. Sehingga porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan
berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama. Sistem bunga efektif
ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang semisal KPR atau kredit
investasi.
Dalam sistem bunga efektif ini, porsi bunga di masa-masa awal kredit akan
sangat besar di dalam angsuran perbulannya, sehingga pokok hutang akan sangat
sedikit berkurang. Jika kita hendak melakukan pelunasan awal maka jumlah pokok
hutang akan masih sangat besar meski kita merasa telah membayar angsuran yang
jika ditotal jumlahnya cukup besar. Sistem bunga efektif akan lebih berguna
untuk pinjaman jangka panjang yang tidak buru-buru dilunasi di tengah jalan.
Metode Efektif
Metode ini menghitung bunga yang harus dibayar setiap bulan sesuai dengan
saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya. Rumus perhitungan bunga adalah :
Bunga = SP x i x (30/360)
Dimana :
SP = saldo pokok pinjaman
bulan sebelumnya
i = suku bunga per tahun, 30 = jumlah hari dalam 1
bulan, 360 = jumlah hari
dalam 1 tahun.
·
Bunga efektif bulan 1
Rp 24.000.000 x 10% x (30 hari/360 hari) = Rp 200.000,00
Angsuran pokok dan bunga pada bulan 1 adalah :
Rp 1.000.000,00 + 200.000,00 = Rp 1.200.000,00
·
Bunga efektif bulan 2
Rp 23.000.000,00 x 10% x (30 hari/360 hari) = Rp 191.666,67
Angsuran pokok dan bunga pada bulan 2 adalah :
Rp 1.000.000,00 + 191.666,67 = Rp 1.191.666,67
Angsuran bulan kedua lebih kecil dari angsuran bulan pertama.
Demikian pula untuk bulan-bulan selanjutnya, besar angsuran akan semakin
menurun dari waktu ke waktu.
Sumber Referens
http://kuliahektek.blogspot.co.id/2012/
KABAR BAIK!!!
BalasHapusNama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.
Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.
Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.
Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.